🚨BARU: Akademisi telah mengusulkan konsep baru—"pelecehan ilmiah"—yang dirancang untuk melindungi akademisi perempuan dari kritik. Ilmuwan olahraga @JamesLNuzzo menjelaskan mengapa ide ini sangat tidak masuk akal: ia memperlakukan kritik akademis biasa sebagai bentuk kerusakan emosional, mengandalkan perasaan subjektif daripada standar akademik objektif, dan menganggap perempuan adalah satu-satunya korban pelecehan dan laki-laki sebagai satu-satunya pelakunya. Jika diadopsi secara luas, kebijakan menentang "pelecehan ilmiah" akan mendinginkan tinjauan sejawat, menekan ketidaksepakatan terbuka (terutama dari laki-laki), dan mengubah universitas dari tempat-tempat yang menguji ide menjadi persaudaraan pelindung yang terorganisir di sekitar solidaritas alih-alih mencari kebenaran. Baca esai lengkapnya di bawah ini: 🔗